Posted by : ANEKA CRIMINAL Rabu, 03 Oktober 2012

amartha studio Nyeremin gak sih? Ya ini dia namanya jenglot. Apa sih Jenglot itu?
Berukuran kecil, tidak bergerak, tidak bernafas, memiliki rambut panjang, kuku panjang dan gigi bertaring. Mahluk ini tidak terlihat seperti benda hidup, akan tetapi saat salah satu rambutnya di teliti, terdapat akar di ujung rambut tersebut, layaknya rambut manusia. Anehnya, kuku dan rambutnya itu memang hidup, walaupun panjangnya tidak secepat memanjangnya rambut manusia, tetapi rambut dan kuku mahluk itu benar-benar hidup.

Mahluk yang digambarkan diatas adalah mahluk yang bernama Jenglot. Mahluk kecil yang dikatakan sebagai salah satu mahluk gaib. Sosok mahluk ini menyerupai manusia, walaupun dalam struktur tubuhnya tidak ditemukan organ-organ layaknya seorang manusia seperti tulang, jantung, paru-paru dan lain-lain. Jadi ia tidak dapat dikatakan sebagai mahluk hidup. Perbedaannya lagi adalah karena mahluk hidup membutuhkan makanan dan minuman untuk bertahan, sementara mahluk ini hanya membutuhkan setetes darah dan minyak wangi untuk menyambung hidup mereka, atau mungkin lebih cenderung dikatakan untuk menyenangkan mereka.
Banyak yang percaya jenglot adalah sesosok manusia atau petapa yang menciut, entah darimana anggapan seperti itu, yang jelas percaya tidak percaya jika kita menyediakan 3cc darah maka darah tersebut akan berkurang 40-60 persen!

Apa jenglot bergerak?
Jangan pernah berharap jenglot dapat bergerak, berjalan, berlari atau semacamnya. Menurut sumber sumber yang aku denger, mereka memang bergerak namun hanya gerakan gerakan kecil yang mungkin tidak akan kita sadari.
Jika ingin melihat gerakan-gerakan terserbut tentu saja kita harus menggunakan kamera tersembunyi, mengintai makhluk aneh tersebut 24 jam.


Jenglot adalah manusia?



Penelitian yang dilakukan Dokter Djaja Surya Atmaja, PhD, dari Universitas Indonesia menunjukkan bahwa contoh kulit Jenglot yang diperiksa memiliki karakteristik sebagai DNA (deoxyribosenucleic acid) manusia.
"Saya kaget menemui kenyataan ini," kata Djaja, doktor di bidang DNA forensik lulusan Kobe University, Jepang, 1995.
Namun Djaja menolak anggapan seolah ia mengakui Jenglot sebagai manusia. "Tapi sampel yang saya ambil dari Jenglot menunjukkan karakteristik manusia," katanya.

Adapun sampelnya berupa sayatan kulit Jenglot berukuran setengah luas kuku, yang mengelupas dari lengannya. Contoh kulit itulah yang kemudian ditelitinya di Laboratorium RSCM atas prakarsa dan biaya pribadi. Spesimen seirisan kulit bawang itu kemudian diekstraksi agar DNA-nya keluar dari inti sel. DNA merupakan material genetik berupa basa protein panjang yang membangun struktur kromosom.

Pada inti sel manusia terdapat 23 pasang kromosom. Masing-masing bisa dipenggal-penggal menjadi banyak lokus, satu unit yang membangun sifat bawaan tertentu. Djaja memeriksa DNA Jenglot pada lokus nomor D1S80 dari kromosom 1 dan HLA-DQA1 dari kromosom 5, serta lima lokus khusus lain dengan teknik PCR (polymerase chain reaction). Pemeriksaan HLA-DLA-DQA1 memberikan hasil positif. Artinya, spesimen Jenglot itu berasal dari keluarga primata -bisa monyet, bisa pula manusia. Namun dari penyelidikan atas lokus D1S80, Djaja mendapat kepastian bahwa sampel DNA itu berkarakteristik sama dengan manusia. Temuan mengejutkan itu diperkuat dengan kajian mesin PCR. "Hasilnya begitu, saya harus bilang apa," kata satu-satunya ahli DNA forensik Indonesia berusia 37 tahun itu. Sayangnya sang pemilik Jenglot tidak memperbolehkan para peneliti untuk mengotopsi benda tersebut lebih lanjut karena menganggap bahwa ia adalah mahluk hidup.

Apa Jenglot cuma terdapat di Indonesia?
Banyak yang mengatakan Jenglot asli dari Indonesia saja, namun banyak juga yang mengatakan Jenglot tidak hanya berasal dari Indonesia namun juga dari Malaysia dan Thailand.

Banyak orang mengatakan jenglot hanyalah boneka yang dibuat dengan bentuk yang berbeda beda. Banyak juga yang mengatakan jenglot adalah manusia yang mengecil.
Apapun Jenglot itu, kita cukup mengetahuinya dan tidak menjadikannya sebagai ajaran sesat. Tetaplah percaya kepada Tuhan, karena Tuhan lah yang menciptakan Jenglot dan segala yang ada di muka bumi ini.

Popular Post

About

Blogroll

- Copyright © amartha STUDIO | technology future -3D GIF- Powered by Blogger - Designed by amartha studio -